dia sangat menikmati waktu demi waktu yang sungguh cepat berlalu. hari 2 sebelum dia pergi meninggalkan segalannya dia menghabiskan masa dengan teman sekolah di sekolahnya. suasana sekolah sungguh penuh dengan tangis dan tawa. kebahagiaan terpancar pada dirinya terlihat bahwa kerapatan dia dengan orang lain sangat rapat dan sungguh berat untuk meninggalkan orang yang disayang. namun dia tidak boleh berbuat apa-apa melainkan ikut apa yang sudah ditetapkan olehNYA. mungkin ini bukan cobaan yang mudah, cobaan ini sangat berat meninggalkan suasana yang nyaman, kenangan yang manis dan meninggalkan orang yang kita sayang bukanlah hal yang mudah untuk kita hadapi dan meninggalkannya. dia hanya tersenyum pilu melihat kebahagiaan ini yang tidak lama lagi tiada dan mungkin dia akan lihat kebahagiaan ini lagi? itu semua sudah ditetapkan olehNYA. kita hanya bisa merencanakan dan yang diataslah yang menentukan segalanya. dia tidak mensia-siakan waktu yang sedikit demi sedikit sudah tiada dengan cepat dan mungkin dia tidak dapat lagi merasakan suasana, kenangan dan bersama orang yang disayanginya lagi. dia hanya berusaha mensyukuri apa yang dia ada.
ketika hari dimana dia akan meninggalkan semua kenangan,suasana dimana biasa dia rasakan dan itulah yang membuatnya hidup dengan senyuman. namun kini semuanya akan lenyap dan tiada. namun dia lagi lagi tidak dapat berbuat apa-apa melainkan mengikut semua perancanaan orangtuanya. dia sanggup meninggalkan suasana yang nyaman, kenangan-kenagan manis dan orang-orang yang disayanginnya demi orang tua. sebelum flight jam 3:30 siang dia sempetin jalan-jalan keliling komplek rumahnya yang memberikan banyak suka dan duka tawa dan sedih bersama temannya. pada jam 12 siang dia pergi ke Husein dan saat itulah menitislah airmatanya. setelah keluarganya masuk ke bandara dia masih diluar kerana dia dapat sms dari temennya yang suruh tunggu diluar. dia mengikuti perintah temannya tidak lama berselang datanglah teman-temanya dan mereka langsung memeluknya dan mereka terisak-isak menangis dan menghalangnya untuk tidak pergi. dia bilang mungkin ini udah ditetapka sama yang diatas. pasti ada waktu kita sama-sama lagi pasti itu pasti. dia meyakinkan teman-temannya. sekali lagi teman-temannya memeluk erat dia dan memohon untuk tidak pergi namun itu tidak akan terjadi. diasaat itu juga dia sempat bergurau dan temannya tersenyum lebar dengan candaannya akhirnya dia bersalaman sambil berpelukan satu persatu dengan yang lain. dan melambaikan tangan dia dan pergi meninggalkan semua yang dimilikinya saat itu "In three words I can sum up everything I've learned about life: it goes on."
No comments:
Post a Comment